Wednesday, October 26, 2011

LAZUARDI - BERI AKU LIMA DETIK

Nota  buat Nikha

1,
Langit biru mendekap sayap laut
Lazuardi berjanji
Lihatlah langit itu
Dia Ada
menggemggam bunga karang cinta.

2.
Entah gelora badai apa
Lazuardi hilang kemudi
Allahuakbar. UjianMu juga
Doa langit
kembalilah Bahtera belayar tenang

3.
Tangis Langit biru
mendakap sayang camar mimpi
menemani dia pergi
syukurlah kalau kembali


26 Oktober menjelang Maghrib Akhir Gombak
18.58

Tuesday, October 25, 2011

BISIKAN ZAITUN - Surat Dari Awan 18

1.
DARI jutaan pilihan
kau adalah butiran  zaitun di musim  panen
ketika camar laut tiba di pantai
terbang landai ke perbukitan
meriahnya kehidupan
berzikir pelangi selepas hujan
katakan padaku, wahai Perwira  Arif  
siapakah yang menyeru
melambai bersama Azan
setelah bahteramu merapat
dan jangkar dilabuhkan
kau terpanah
oleh  kilaun zaitun
ungu kehitaman
berminyak manis hidangan
siapa menunggu
 dengan  gelas kosong
yang harus kau isi.

ii

Itulah Bisikan Kasih
menuju ke Lorong  Abadi
percayalah
dikau si mata Zaitun
basah wajahmu
dalam lumuran hujan zamzam
Serulah
Dia menyambut
tanpa ragu 
dekapan bunga hati 
di pangkuan Sejadah
sejak dinihari ke senja  
menyambut deruan syahadah
jangan lalaikan manisku
dengan rusuh uji
berangkatlah
dengan Senyuman
Bisikan Abadi
Tetap Menanti


 Melati Gombak
24-25 Okt 2011 



Friday, October 21, 2011

TITIS LAZUARDI MU - Surat dari Awan 17


Titis Lazuardi Mu

Sungguh Malam ciptaanMu
bintang-bintang berbinar
bulan tanpa warna
 kecuali  bias matahari
kita mengkaguminya kilauan
berbisiklah malam 
tanpamu aku adalah kegelapan
ditakuti bidadari
setelah  bintangMu
memerciku  lautan
 Lazuardi pun 
bermain gesekan sayap ikan
kilau  lokan malam
bersama air mata takdir
berzikir 
tak jenuh 
bermainan janji
Kau Sang Pencipta
 kami  makhluk pelupa
benarkan kami sujud dinihari
bertasbih sepanjang malam
tanpa keluh kesah
hanya sejadah yang basah.

Lazuardi malam
kau iringi getar hati
memberi genggaman setanggi
mengembang jauh ke langit
menjunam ke bumi
Lazuadiku bertunjung biru
sarat akar kaligrafi
ucaplah
Tiada Tuhan yang disembah
Melainkan Allah
Subhanallah
izinkan aku
melangkah.



21-22 Oktober 2011 

Thursday, October 20, 2011

GEBAR MALAM - Surat dari Awan 16

Hingga  jauh malam
gebar pun mendakapmu
entah dini  ke berapa
kau si renik tahu wajah
 kesendirianmu
menempel di kejap batu
angin menyimbah nyilu
gerimis hujan badai
memain sayapmu
tidak kau kelu atau lesu.

Kau sendiri
adalah gebar
untuk unggas dan ulat  batu
gelinting pasir terpelanting
disepak kuda pahlawan
menyentuh urat daunmu
ketika rengkek kuda Pompie
menyerbu
menerjang musuh di puncak
yang alah
terpelanting, tersimbah darah
darah itu mengalir,
luka mencair ke urat senimu
Kau si cermin hati
tersenyum
itu aku
menjadi gebar kasih
 tertebar setiap kau seru
Seruan Mu
tetap bergumul Rindu.

Nikha
Kau ada
dalam gebar kasihku
tunggu  aku di puncak
Rahmah
memaut erat
genggaman Aksara Adam
hanya BisikNya
menyatukan pasangan itu
kembali!
 kembali mereka
 dalam
kasih  batini
*

18-20 Oktober 2011

Monday, October 17, 2011

DEMI MILIKMU YA ILAHI - Surat dari Awan 15


Sekecil  manapun
ia tetap milikMu
aku hanya musafir
daif dengan balutan kafan
tanpa sulaman hiasan
bawalah jasad ini
ruh yang lampung
ingatan kudus
butiran pasir diri
debu-debuh kelabu
darah hitam kering berbekas di jalan
kembara yang lelah
aku pasrah .

Segala harta
kosong
kuserah ke pemiliknya
jangan Kau Uji dengan Berat Janji
Janji kosong segala pembohong musuhMu
segala penggoda berhasrat dengki
aku ingin senyap dalam dakapan sunyi
aku ingin menggigil di malam dinihairi
menatap bulan Zulhijjah
deru angin Arafah sebelum ke Jambrah
melempar kedegilan Sang Ingkar 
sepanjang zaman
tetap aku kapas terapung
terbang melayang
benarkan aku singgah
di Jabar Rahmah
di Mina
janjiMu ku Kutip Berkilauan tasbih
takkan kupalit gelap gulita
atas Cinta Benar Kau
di lubuk Hati
hanya JannahMu' 
yang setia  menerima 
Kasih Abadi.


Bandar Baru Bangi
17-18 Okt 2011

Sunday, October 16, 2011

NIKHA, RINDU SELALU ADA - Surat dari Awan 14

Merentas laut di bawah lengkung langit 
gelombang awan, Kau tetap Ada
serulah aku berkait duri
Kau Pilih juga
si gembala luka
Nikha, Rindu selalu ada
Dekat OlehNya
pergi aku kerana Rindu Satu !

16-17 Okt 2011

 selepas subuh perjalanan ke Baitul Maqdis
@szi. Mac 2011


DAHAN RINDU - Surat dari Awan 13

Dahan Rindu


Setelah hujan malam
terasa ombak menderu
wajah haru kami menerpa
witir dinihari menggema
kenapa kau tidak bersama ku
memintal tali khemah Arafah
menghitung  bintang  Zulhijjah.

Aku si  gembala iman
masih tersisa
derasnya pacuan cemeti
Ya Qayyum jangan uji Dahan Rindu
Yang masih Kau Seru
berdetak  di kalbu !

Dahan Pusaka Ibunda @szi 2010

 


Dinihari Masjid Hasanah
Bandar Baru Bangi
15-16 Oktober 2011
17-18 Zulkaedah 1432